Sunday, February 8, 2026
HomePerikananCara Budidaya Belut yang Tepat, Ikuti 4 Langkah Ini

Cara Budidaya Belut yang Tepat, Ikuti 4 Langkah Ini

Cara budidaya belut, Anda tentunya sudah kenal dengan binatang mirip ular ini, meski terlihat mengelikan, belut merupakan hewan yang cukup banyak menyimpan protein. Sehingga baik untuk Anda konsumsi bersama keluarga dirumah. Sebelum belajar cara budidaya belut, Anda harus tahu kalifikasi belut, untuk lebih detailnya sebagai berikut :

Pengenalan Cara Budidaya Belut

gambar cara budidaya belut image
gambar cara budidaya belut

Nama             : Synbranchus, (Belut)

Species          : Synbranchus bengalensis

Genus             : Synbranchus

Ordo               : Synbranchoidae

Famili             : Synbranchidae

Kelas              : Pisces

Subkelas       : Teleostei

Cara budidaya belut Anda harus memperhatikan jenis. Ada tiga jenis belut yang bisa di budidayakan yaitu :

  1. belut rawa,
  2. belut sawah,
  3. belut kali,
gambar cara budidaya belut image
gambar cara budidaya belut

Ketiga jenis belut diatas terindentifikasi memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, namun sayangnya populasi jenis belut ini semakin lama semakin menurun seiring dengan menyempitnya lahan pertanian serta penggunaan obat-obat pertanian yang berlebihan.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat, banyak kalangan pengusaha belut yang mulai membudidayakan belut. dengan berbagai macam cara, seperti cara budidaya belut media tanah, cara budidaya belut media kolam terpal, cara budidaya belut media kolam semen, dan lainya.

Pada kesempatan ini, Kami akan memberikan tips cara budidaya belut sederhana yang bisa Anda terapkan, baik dirumah, di halaman, di pekarangan, atau di mana saja, hehehe

Perlu Anda tahu, selama ini banyak peternak sukses menjalakan usaha budidaya belut, padahal cara budidaya belut yng dijalankan masih konvensional. Harga jual belut yang terus melejit membuat peternak tetap saja untung meski cara budidaya belut yang dilakukan konvensional. Apalagi jika Anda mengunakan cara budidaya belut ini, mungkin Anda  akan lebih mudah berhasil..

Ok dari pada kepanjangan, langsung saja ya.. Kami akan berikan tips dan trik cara budidaya belut yang benar. Selamat belajar !

Pedoman Cara Budidaya Belut:

1.  Syarat Lokasi

  • Secara geografis,  tidak ada persoalan baik dataran rendah maupun dataran tinggi, belut bisa dikembangbiakan.
  • Temperatur udara yang paling cocok untuk budidaya belut berkisar 25-31 derajat C.
  • Kondisi air kolam harus selalu bersih, tidak terkontaminasi limbah, sampah beracun dan obat-obat kimia berbahaya.
  • Pilih tempat yang terlindung dari penyinaran matahari secara penuh, penyinaran matahari secukupnya saja.
  • Buat kolam di dekat rumah, baik disamping ataupun belakang agar lebih mudah dalam pegawasan dari gaguan binatang

2. Persiapan tempat dan alat

  • Langkah pertama buat kolam budidaya berbentuk bulat maupun persegi sesuai selera dengan bahan tanah, semen atau tong.
  • Ukuran kolam harus disesuiakan dengan kapasitas dan ukuran belut. Estimasi ukuran kolam untuk bibit belut 250 ekor/meter (belut ukuran 1-3 cm), ukuran kolam belut remaja (4-7cm) kapasitas tampung 250 ekor/meter, kolam belut dewasa daya tampung 100 ekor/meter untuk ukurran belut 15-20cm dan kapasitas kolam 50 ekor/meter untuk belut 30-50cm.
  • Siapkan media dasar pada kolam, berupa sekam padi, pupuk kandang, serta bahan organik lainya.
  • Komposisi  media dasar (1:1:1), sekam padi untuk dasartumpuk dengan pupuk kandang dan diatasnya ditimbun jerami padi.
  • Aliri air secara bertahap, ketinggian kolam 100 cm, maka komposisi bahan organik yaitu 30 cm rendam air hingga ketinggian 50 cm.
  • Diamkan kolam hingga 2-3 minggu sampai membentuk lumpur, dengan catatan jerami, pupuk dan sekam padi sudah terurai menjadi lumpur tidak berbau menyengat.
  • Setelah kolam siap bibit/benih belut bisa dimasukan kedalam kolam dengan komposisi jumlah seperti diatas.
  • Perlengkapan alat yang diperluka seperti selang air atau pipa air untuk mengairi kolam, ember plastic, jaring untuk menangkap belut, dan peralatan lainya seperti sekop atau serok.

Berikut gambar cara budidaya belut media kolam semen.

gambar cara budidaya belut media kolam semen image
gambar cara budidaya belut media kolam semen

 3. Persiapan Bibit Belut

Memahami pemilihan bibit belut sangatlah penting. Cara budidaya belut yang baik, Anda harus diperhatikan ciri-ciri fisik bibit, umur, dan mengetahui silsilah perindukan bibit.

gambar cara budidaya belut media kolam kolam plastik image
gambar cara budidaya belut media kolam kolam plastik

Proses pemilihan bibit belut sebagai berikut :

  • Gunakan bibit ukuran 1-3 cm dan 5-8 cm. (berusia 3-4 minggu)
  • Pilih bibit belut yang memiliki ciri fisik sehat, bergerak lincah,dan perhatikan pada kulit luar, jangan memilih bibit berkulit kusam.
  • Upayakan Anda memilih bibit yang memiliki napsu makan yang banyak dan tidak terserang penyakit.
  • Hindari pilih bibit belut yang lemas atau telihat lesu secara fisik terlihat tidak segar geraknya lambat.
  • Lakukan pemilihan bibit secara jelas, jagan ada luka atau lecet pada sirip maupun belut, biasanya bibit yang seperti sudah terserang penyakit.
  • Cara budidaya belut agar lebih aman yaitu sebaiknya bibit di peroleh dari tempat penangkaran belut, seperti dinas pembibitan.

 4. Pemeliharaan

Cara budidaya belut sekanjutnya adalah pemeliharaan belut. Dalam pemeliharan bibit sampai dewasa dibutuhkan waktu 2-4 bulan tergantung permintaan konsumsi, apakah ukuran sedang atau belut ukuran besar.

Tahapan pemeliharaan dilakukan setelah Anda memperoleh bibit belut, dan selanjutnya bibit dimasukan kedalam kolam pembesaran, berikut tahapan cara budidaya belut dalam proses pemeliharaan yaitu :

  • Berikan pakan cukup 1 kali sehari saja.
  • Waktu pemberian pakan adalah pada sore/malam hari karena belut adalah binatang yang suka beraktifitas pada malam di banding siang hari.
  • Komposisi pakan yaitu 1:1 berupa pelet : Tambahan pakan untuk belut setiap harinya.
  • Agar hasil lebih maksimal, diperlukan tambahan pakan yang berasal dari asupan hewani yang alami, seperti cacing, ulat, kecoa, bekicot, atau kiong sutra
  • Cara penyajian pakan tambahan berupa bekicot atau keong sebaiknya dipisahkan dari cangkang terlebih dahulu, setelah itu dipotong-potong menjadi bagian kecil, kemudian dicuci dengan bersih, setelah itu bisa diberikan  langsung kepada belut atau dikeringkan terlebih dahulu.
  • Untuk menjaga keshatan belut, Anda bisa berikan tambahan obat atau vaksinasi agar belut tidak mudah terserang penyakit, yang dilakukan 2 bulan sekali.

 

Tips Cara Mengatasi Penyakit Belut

Belut biasanya jarang terkena penyakit jika kondisi air tetap terjaga kebersihanya. Meskipun demikian bukan berarti belut tidak bisa terserang penyakit. Cara budidaya belut yang penting pula untuk Anda ketahui, yaitu bagaimana mengatasi penyakit.

Ada dua jenis bakteri yang sering menyerang belut yaitu Pseuudomonas dan Aeromonas.

Kedua bakteri tersebut dapat menyerang kolam belut dengan cepat. Belut yang terinfeksi baksteri ini ditandai dengan bercak-bercak merah pada bawah ingsang, mulut dan kemudian menjalar keseluruh tubuh, yang akhirnya belut mulai terlentang (perut diatas) dan kemudian mati.

Anda jangan kawatir karena ada cara budidaya belut dari kami untuk mencegahan penyebaran bakteri tersebut, yaitu dengan manfaat gedebog pisang busuk. Enzim yang terkandung pada gedebog pisang berfungsi sebagai antiseptik juga dapat menghambat pertembuhan bakteri Pseuudomonas dan Aeromonas.

Manfaat penggunaan  gedebog pisang selain sebagai pencegahan bakteri, juga sebagai sumber pakan alami belut. Karena gedebog pisang yang membusuk dapat menumbuhkan cacing-cacing berprotein  tinggi bagi belut.

Demikian penjelasan kami tentang cara budidaya belut, jika ada pertanyaan silahkan berikan konentar Anda?

Temukan Artikel  Terkait Tips-Tips Budidaya di www.infoagribisnis.com

RELATED ARTICLES

17 COMMENTS

    • Sebaiknya cara budidaya belut dilakukan pada kolam ukuran (3x4x1). Agar tidak terlalu padat dan dapat mengurangi resiko kanibal.

    • Sama-sama bagus pak, namun semua kembali kepada Anda baigamana aplikasi dalam pembentukan media budidaya belut tersebut.

    • Bisa juga pak, hal itu tidak menjadi masalah. Sedikit saran saja sebaiknya jika Anda mau menggunakan kembali bisa tambahakan media baru sebanyak 30 – 50% pak, dicampur dengan media yang lama. Terima kasih

  1. Bila sekiranya kesulitan untuk mendapatkan jerami padi sebagai media tumbuh belut, jerami padi tersebut dapat diganti dengan media apa min ?
    Terima Kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − twelve =

Most Popular

Recent Comments

Admin on Privacy
yusuf hidayat on Privacy
admin-infoagribisnis on E-Book Budidaya Tanaman Hidroponik
Mohamad Kholil, S. PKP; M. Si on Cara Menanam Jahe Lengkap & Praktis | E-book
Mohamad Kholil, S. PKP; M. Si on Cara Menanam Jahe Lengkap & Praktis | E-book
admin-infoagribisnis on 8 Tahap Penting Dalam Budidaya Pepaya
admin-infoagribisnis on Panduan Praktis Ternak Lele
admin-infoagribisnis on E-Book Budidaya Tanaman Hidroponik
admin-infoagribisnis on 5 Langkah Praktis Cara Menanam Pisang
admin-infoagribisnis on 8 Tahap Penting Dalam Budidaya Pepaya
Subur wiana natasendjaja on Ini Lah Cara Membuat Pakan Lele Alternatif
admin-infoagribisnis on E-Book Budidaya Tanaman Hidroponik
admin-infoagribisnis on Sitemap
admin-infoagribisnis on E-Book Budidaya Tanaman Hidroponik
admin-infoagribisnis on Cara Menanam Cabe Yang Baik dan Benar
admin-infoagribisnis on 8 Tahap Penting Dalam Budidaya Pepaya
admin-infoagribisnis on E-Book Budidaya Tanaman Hidroponik
admin-infoagribisnis on Tips Praktis Cara Menanam Bunga Hias
admin-infoagribisnis on Cara Menanam Cabe Yang Baik dan Benar
admin-infoagribisnis on Cara Menanam Cabe Yang Baik dan Benar
admin-infoagribisnis on 8 Tahap Penting Dalam Budidaya Pepaya
admin-infoagribisnis on 8 Tahap Penting Dalam Budidaya Pepaya
admin-infoagribisnis on Tips Praktis Cara Menanam Bunga Hias
Muhammad Sapriyansah arifin on Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit
MUHAMMAD IKHWAN BIN HUSSIN FUZI on Tips Budidaya, Cara Menanam Kacang Panjang – Lengkap